Apa Itu Clubhouse? Ini Fitur, Kelebihan, dan Cara Gabung

Clubhouse
Clubhouse di App Store (Sumber gambar: App Store)

Clubhouse adalah media sosial yang kini tengah populer. Banyak warganet di Instagram ataupun Twitter mengunggah tangkapan layar mereka telah bergabung di aplikasi besutan Rohan Seth dan Paul Davidson tersebut.

Sebelumnya, media sosial ini semakin melejit setelah Elon Musk, sang pemilik Tesla, mencuitkannya di akun Twitter-nya @elonmusk.

Sejatinya, menurut laporan CNBC, media sosial itu sudah ada sejak Maret 2021. Hanya saja memang, setelah dua bulan peluncurannya penggunanya hanya mencapai 1.500 saja.

Kini, media sosial tersebut sudah memiliki 2 juta pengguna per 1 Februari 2021 lalu. Nilai perusahaannya pun menjadi US$1 miliar. Padahal, pada Mei 2021 hanya bernilai US$100 juta saja.

Baca juga: Telegram atau Signal? Ini Aplikasi Chat Terbaik Alternatif WA

Apa itu Clubhouse?

Seperti yang telah disebutkan, Clubhouse adalah sebuah media sosial. Lebih spesifik lagi, menurut laman Indiatoday.in, media sosial ini berfokus pada audio-chatting.

Jadi, media sosial tersebut membuat penggunanya bisa berdiskusi mengenai topik tertentu menggunakan audio-chat secara langsung (live) dengan pengguna lainnya. Selain itu, penggunanya juga bisa bergabung dan mendengarkan orang yang tengah berdiskusi atau berbicara mengenai topik tertentu.

Agar lebih mudahnya, bergabung di ruang percakapan media sosial ini sama seperti mendengarkan podcast, tapi pembicaranya berbicara secara langsung dan juga ada sisi eksklusifitasnya (mengenai eksklusifitas akan dibahas di subjudul berikutnya).

Menariknya, orang yang sedang berdiskusi atau berbicara itu bisa siapa saja, mulai dari selebritas hingga orang yang ahli di bidangnya. Seperti Elon Musk misalnya yang membahas mengenai space science.

Baca juga: Cara Mengganti Latar Belakang Zoom di HP Android dan iOS

Topik-topik yang dibicarakan pun beragam dan mendalam, mulai dari startup, politik, buku, bisnis, kesehatan, hingga sains.

Ruangan percakapan yang ada di media sosial ini mirip seperti conference call. Tapi, di dalam ruang percakapan tersebut hanya beberapa pengguna saja yang bisa berbicara (narasumber), dan sisanya atau sebagian besarnya menjadi pendengar. Begitu percakapan selesai, ruangannya pun akan ditutup.

Menurut theguardian.com, media sosial ini tak seperti Twitch (platform untuk live streaming gaming). Di Twitch, video siaran langsungnya akan tetap berada di platform dan bisa ditonton kembali oleh orang-orang. Sementara itu, di media sosial ini audio-chat di ruang percakapannya akan menghilang.

Bagaimana caranya bergabung?

Media sosial ini masih bersifat eksklusif. Artinya, cara untuk bergabungnya pun tak bisa seperti media sosial lainnya yang tinggal unduh dan membuat akun.

Baca Juga  SkinTrack : Kulit Manusia Menjadi Touchscreen

Untuk sementara ini, aplikasi media sosial ini baru tersedia untuk perangkat iOS. Kita pun baru bisa bergabung setelah mendapatkan invitation atau undangan dari pengguna Clubhouse lainnya. Undangannya dapat dikirim via SMS.

Baca juga: Cara Download dan Menggunakan Zoom untuk Rapat Online

Namun, pengguna yang sudah bergabung hanya dibatasi mengirimkan dua undangan saja. Jadi, mereka tak bisa spamming mengirimkan undangan ke banyak temannya.

Nah, baru-baru ini, Clubhouse dalam blog resminya mengumumkan, bahwa aplikasi itu dapat keluar dari tahap beta tahun 2021 ini dan segera tersedia untuk “seluruh dunia”. Artinya, tak menutup kemungkinan di kemudian hari media sosial tersebut bisa diunduh secara lebih bebas dan tersedia untuk perangkat smartphone Android.

Bagi Anda yang ingin membaca lebih lanjut mengenai media sosial tersebut, berikut adalah tautannya di App Store: link.

Apa Itu Clubhouse? Ini Fitur, Kelebihan, dan Cara Gabung