ASUS Zenfone 2 Deluxe REVIEW

Sepanjang tahun 2015 lalu, prestasi ASUS patut kita acungi jempol. Bayangkan saja, hingga saat ini ASUS telah menjual perangkat Zenfone sebanyak 10 juta buah. Awal tahun 2015, ASUS mengumumkan Zenfone 2 yang mendulang pujian karena hadir sebagai smartphone pertama di dunia dengan RAM 4GB.

Performanya menuai tepukan karena mampu menyaingi Samsung Galaxy S6. Sayangnya, Zenfone 2 tidaklah sempurna. ASUS memberikan jawaban dengan menelurkan Zenfone 2 Deluxe.

Zenfone 2 Deluxe

Zenfone 2 Deluxe sangat mirip dengan saudaranya. Setidaknya dari bagian depan dan samping. Sedangkan bagian punggungnya menggunakan casing beraksen kristal yang menarik perhatian. Desain inilah yang menjadi upgrade pertama perangkat Zenfone 2 Deluxe.

Pola poligonnya membuat punggung perangkat ini terlihat unik. Bagi Anda yang tidak menyukai desain ini, untunglah bagian punggungnya bisa diganti dengan casing biasa yang sama mewah yang telah disiapkan oleh ASUS bersamaan dengan paket pembeliannya.

[nextpage title=”Design and Display”]

Saat berada di dalam genggaman tangan, Zenfone 2 Deluxe terasa sangat sturdy dikarenakan back panel-nya. Rasanya juga sedikit aneh meskipun tetap terbilang ergonomis. Untungnya, pola-pola kristal atau poligon milik back panel ini tidak licin sehingga bisa dipegang dengan kuat.

Kami lebih menyukai panel standar yang tidak memiliki aksen. Dengan ketebalan 10,9 mm dan bobot mencapai 170 gram, Zenfone 2 Deluxe cukup menyita ruang ketika dimasukkan ke dalam saku celana. Sementara itu, ujung-ujungnya masih melengkung sedangkan penempatan tombol-tombolnya pun tetap sama dengan yang dimiliki oleh Zenfone 2. Tetapi semuanya tidak mengurangi keeleganan perangkat Zenfone 2 Deluxe ini.

Zenfone 2 Deluxe

ASUS tetap membenamkan layar berkualitas sama dengan Zenfone 2 pada edisi Deluxe ini. Layarnya masih beresolusi 1080p Full HD berukuran 5,5 inci dengan teknologi ASUS TrueVivid Full Screen Lamination Technology. Perangkat ini memilih Corning Gorilla Glass 3 untuk melindungi layarnya.

Karena fitur Glove Touch, Anda juga masih bisa mengoperasikan layarnya saat menggunakan sarung tangan. Dibandingkan dengan saudaranya tersebut, Zenfone 2 Deluxe memiliki sudut pandang yang lebih tajam dari banyak arah.

Akurasi warnanya lebih hidup dengan warna hitam yang lebih dalam. Selain itu, ASUS Zenfone 2 Deluxe juga menggunakan pencahayaan Lux 284 sehingga layarnya masih akan tetap jelas terlihat di kondisi pencahayaan apapun. Bahkan saat menggunakannya di bawah sinar matahari terik.

[nextpage title=”Software and Camera”]

Dari segi spesifikasi, Zenfone 2 Deluxe juga tidak berbeda dengan pendahulunya. ASUS masih membenamkan prosesor Intel Atom 64-bit Z3580 Quad Core dengan RAM 4GB yang berjalan pada kecepatan pacu 2,3 GHz. Perbedaan minor terdapat pada ruang penyimpanan yang ditawarkan.

Baca Juga  Cara Membuat Ukuran Foto 3×4, 2×3 dan 4×6 di Microsoft Word 2010

ASUS Zenfone 2 menyuguhkan ruang penyimpanan internal dari 16GB hingga 128GB, sementara Zenfone 2 Deluxe menawarkan 64GB hingga 128GB. Pun Zenfone 2 Deluxe menggunakan baterai 3000 mAh yang tidak bisa dicabut dengan slot kartu SIM Mikro dan kartu microSD yang terpisah.

Zenfone 2 Deluxe

Meskipun menyediakan dua slot kartu SIM, hanya satu slot yang memungkinkan Anda mengaktifkan koneksi 4G, di mana slot kedua hanya menggunakan konektivitas 2G. Hingga artikel ini ditulis, ASUS Zenfone 2 Deluxe masih menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop, sistem operasi yang umum digunakan oleh varian Zenfone, semisal Zenfone 2 Laser dan Zenfone Selfie.

Pun demikian, ASUS menyematkan UI OEM yang membuatnya berbeda dengan perangkat Android kebanyakan. Sayang sekali, ASUS masih gemar memasukkan aplikasi-aplikasi bloatware yang tidak bisa Anda uninstall dengan mudah. Saat pertama kali menghidupkan perangkat, kami harus melakukan update sekitar 20 aplikasi termasuk sistemnya. Mayoritas aplikasi yang meminta update adalah aplikasi bloatware ASUS.

Dari segi kamera, lagi-lagi ASUS menawarkan kamera bresolusi 13 MP yang kembaran dengan ASUS Zenfone 2. Ketika ASUS Zenfone Laser menawarkan sistem autofokus Laser yang membuat komposisi foto menjadi lebih baik, ASUS Zenfone 2 Deluxe tidak membenamkan teknologi ini.

Kamera utamanya memiliki aperture f/2.0, wide angle 85 derajat, lensa autofokus 5 elemen, Dual-color Real Tone flash, Blue Glass IR Filter / Zero Shutter Lag. Sistem autofokusnya sendiri berfungsi lebih cepat daripada saudaranya, dan kualitas foto yang diambil di ruangan kurang pencahayaan sedikit lebih baik.

Peningkatan lain yang bisa Anda temukan adalah sejumlah fitur yang bisa membantu pengambilan foto dan video. Sebut saja mode Real Time Beautification, Night mode, Depth of field, Selfie, Photo Effects, Panorama, Miniature, Time Rewind, Smart Remove, All Smiles, dan mode Time Lapse.

[nextpage title=”Performance and Battery Life”]

Kombinasi antara prosesor Intel Z3580 Atom Soc dengan RAM berkapasitas 4GB terbukti ampuh membuat kinerja ASUS Zenfone 2 Deluxe lancar dan mulus. Kedua kekuatan ini membantu perangkat menyajikan aktivitas multitasking sehingga memungkinkan penggunanya menjalankan banyak aplikasi tanpa menganggu performa keseluruhan.

Melalui Zenfone 2 Deluxe, kami mencoba untuk bermain Asphalt 8: Airborne sambil membuka aplikasi lainnya. Performa Zenfone 2 Deluxe tetap berjalan tanpa lag. Kami pun mencoba untuk berpindah dan mengganti aplikasi, lag pun tidak menghambat kami menguji perangkat ini.

Zenfone 2 Deluxe

Zenfone 2 Deluxe memiliki ruang penyimpanan internal sebesar 64GB dengan tambahan memori eksternal melalui microSD sebesar 128GB. Jika dirasa belum cukup, Anda juga bisa mendapatkan penyimpanan cloud 5GB melalui ASUS WebStorage yang berjangka wakitu seumur hidup, sedangkan cloud Google Drive sebesar 100GB berlaku selama 2 tahun.

Baca Juga  Harga Xiaomi Yi Termurah Hingga Termahal 2021

Ruang penyimpanan tersebut membuat kami leluasa menyimpan berbagai macam data. Termasuk adalah film berdefinisi tinggi. Saat memutar film Harry Potter and the Deathly Hallows Part 2, layar menampilkan gambar yang tajam dari berbagai sudut pandang. Kualitas gambar gelap pun terlihat dalam. Lebih penting lagi, film dapat diputar dengan baik.

Zenfone 2 Deluxe juga hadir dengan fitur Smart Gesture yang memungkinkan Anda mengontrol aplikasi secara langsung. Layar akan hidup saat Anda mencubitnya. Anda juga bisa langsung menuju Browser dengan men-swipe membentuk huruf “W”, atau membuka kamera dengan men-swipe “C”.

Seluruh fungsi Smart Gesture dapat berjalan dengan baik. Melalui pengujian benchmark yang kami lakukan, AnTuTu memberikan pon 42.670, sedangkan hasil 3DMark Ice Storm Extreme menghasilkan angka 7972 dalam mode normal. Untuk meningkatkan performa CPU-nya, Zenfone 2 Deluxe pun menyuguhkan “mode performa”.

Zenfone 2 Deluxe menyematkan baterai berkapasitas 3000 mAh yang saat kami gunakan dapat bertahan hingga kurang lebih 8 jam dengan mengaktifkan pencahyaan layar hingga titik paling terang, bermain games, memutar musik, berselancar di Internet, dan melakukan panggilan telepon.

ASUS Zenfone 2 Deluxe REVIEW

Tags: