Cara Menggunakan MyHeritage Bikin Foto Jadul Jadi “Hidup”

Cara menggunakan MyHeritage Deep Nostalgia
MyHeritage Deep Nostalgia (Sumber gambar: MyHeritage)

Cara menggunakan MyHeritage Deep Nostalgia kini banyak dicari-cari oleh netizen. Teknologi yang bisa membuat foto wajah jadul jadi “hidup” itu viral.

Ya, berdasarkan postingan blog di laman resminya, Deep Nostalgia adalah fitur baru dari MyHeritage. Berkat fitur tersebut, sebuah foto statis yang menampilkan wajah, akan jadi bergerak secara realistik seolah direkam dalam bentuk video.

Gerakan dari video itu layaknya gerakan alami atau realistik dari manusia. Wajah akan bergerak mulai dari menggerak-gerakkan kepala, melirik, berkedip, tersenyum, dan lain sebagainya.

Sesuai namanya, banyak netizen yang menggunakan fitur dari aplikasi MyHeritage itu untuk bernostalgia. Di media sosial, tak sedikit yang mengunggah hasil editing dari MyHeritage yang menampilkan video wajah sanak keluarga yang sudah meninggal.

Baca juga: Kisah di Balik Wallpaper Viral Penyebab HP Android Crash

Atau, ada juga warganet yang mengunggah video wajahnya sendiri ketika masih kecil. Kemudian, beberapa warganet juga mengunggah video wajah orang terkenal di zaman dulu, seperti Albert Einstein, John Lennon, hingga Kurt Cobain, bahkan sampai wajah Monalisa di lukisan.

Menggunakan teknologi dari D-ID

Fitur yang membuat foto jadul wajah seseorang jadi hidup itu tercipta berkat teknologi dari perusahaan dari D-ID. My Heritage menyebut D-ID adalah sebuah perusahaan yang khusus membuat peraga video menggunakan teknik AI yang disebut “deep learning”.

Lebih lanjut, laman blog resmi MyHeritage menjelaskan, foto di wajah itu bisa jadi hidup lantaran sudah ada cetak biru dari video yang sudah direkam sebelumnya, disebut sebagai video “driver”.

Baca juga: Cara Buat Foto 3×3 Instagram Feed Jadi Bagus dan Estetis

Jadi, ketika sebuah foto wajah diunggah, teknologi yang digunakan di MyHeritage Deep Nostalgia akan menganalisis orientasi kepala dan arah mata, dan secara otomatis memilih video driver mana yang terbaik dan akan diterapkan pada wajah yang dipilih.

Adapun video driver itu sengaja tak menyertakan suara karena untuk menghindari penyalahgunaan, seperti misalnya penyalahgunaan teknologi deepfake untuk membuat video rekayasa.

Pihak MyHeritage menyarankan agar fitur Deep Nostalgia hanya digunakan untuk foto-foto bersejarah alias jadul. Pengguna diminta jangan mengunggah foto orang yang masih hidup tanpa izin.

Cara menggunakan MyHeritage Deep Nostalgia

Tampilan aplikasi MyHeritage Deep Nostalgia (Sumber gambar: MyHeritage)

Bagi Anda yang ingin menggunakan My Heritage Deep Nostalgia, bisa melalui perangkat komputer atau mobile/smartphone. Untuk menggunakannya via komputer, Anda bisa mengakses lewat laman berikut ini: link.

Baca Juga  Memilih WiFi Murah yang Recommended? Baca Ini Dulu!

Sementara itu, bagi Anda yang ingin menggunakannya di perangkat smartphone atau HP, bisa mengunduhnya melalui tautan berikut ini: App Store | PlayStore.

Jika sudah mengunduh aplikasinya, jangan lupa untuk mempersiapkan foto wajah yang akan “dihidupkan”. Sebaiknya unggah foto yang menampilkan wajah secara jelas.

Baca juga: Viral TikTok, Ini Cara Edit Foto Pria Jadi Wanita via FaceApp

Pihak MyHeritage menyarankan agar pengguna memindai foto jadul menggunakan aplikasi scanner bawaan dari perangkatnya. Itu adalah cara terbaik untuk mengubah foto fisik jadul jadi foto digital.

Setelah mengunggah foto jadulnya, Anda tinggal menekan ikon animasi di sisi atas. Tunggu beberapa saat sampai foto berubah jadi video animasi yang siap diunduh. Video animasi itu durasinya bisa sampai 20 detik, tergantung dari video driver yang dipilihkan oleh aplikasinya.

Perlu diketahui, fitur di MyHeritage Deep Nostalgia dapat digunakan secara gratis. Namun, jika berlangganan, Anda bisa membuat video animasi tanpa batas dan watermark di videonya juga akan hilang.

Nah, itulah penjelasan mengenai cara menggunakan MyHeritage Deep Nostalgia untuk membuat foto jadul wajah jadi “hidup”. Selamat mencoba!

Cara Menggunakan MyHeritage Bikin Foto Jadul Jadi “Hidup”