Fungsi dan Struktur Jaringan Epidermis Pada Manusia

fungsi epidermis
ilustrasi oleh unsplash.com

Fungsi epidermis pada kulit manusia memiliki beragam fungsi mulai dari regenerasi kulit, melindungi tubuh dari sinar UV serta pembentukan vitamin.

Seperti yang kita tahu, jaringanmerupakan jaringan yang melapisi hampir keseluruhanmanusia. Selain berfungsi untuk melindungi tubuh dari benda asing.

Jaringan epidermis juga memiliki berbagai fungsi lainnya. Untuk lebih lanjutnya, mari kita simak lebih dalam mengenai jaringan epidermis.

Pengertian Jaringan Epidermis

Pada dasarnya, jaringan epidermis berasal dari kata ‘epi’ atau luar dan ‘derm‘ yang berarti kulit. Jadi dapat diartikan bahwa epidermis adalah kulit luar yang melapisi tubuh baik itu pada manusia, hewan ataupun tumbuhan.

Pada umumnya, setiap orang memiliki jaringan epidermis yang berbeda-beda mulai dari ketebalan serta ketahanan yang bervariasi.

Namun, biasanya epidermis yang paling tipis berada di area mata. Sedangkan, jaringan epidermis yang paling tebal berada di telapak tangan dan telapak kaki.

Struktur Jaringan Epidermis

fungsi epidermis

Jaringan epidermis juga tersusun sebagaimana mestinya agar dapat menjalankan fungsinya dengan benar. Adapun struktur dalam jaringan epidermis adalah sebagai berikut :

1. Stratum basale (lapisan sel basal)

Lapisan basal merupakan lapisan yang paling dalam dari jaringan epidermis.

Pada lapisan ini, terdapat banyak melanosit yang menghasilkan melanin atau pigmen yang menyebabkan warna kulit.

2. Stratum spinosum (lapisan sel skuamosa)

Lapisan sel skuamosa merupakan lapisan yang paling tebal dalam jaringan epidermis. Lapisan ini terletak tepat di atas lapisan basal dan terdiri atas sel-sel dari stratum basal yang telah matang (keratinosit).

3. Stratum granulosum

Keratinosit pada stratum spinosum lama kelamaan dapat bergerak naik ke atas karena penambahan dari stratum basal.

Keratinosit yang telah meninggalkan lapisan skuamosa ini kemudian menempati stratum granulosum. Ketika sel-sel tersebut mulai mendekati kulit, maka sel-sel tersebut akan tersebar merata dan saling mengering.

4. Stratum corneum

Bagian paling luar dari jaringan epidermis adalah stratum corneum. Kebanyakan dari stratum corneum terisi oleh lapisan keratinosit yang telah mati dan terdorong keluar dari stratum granolosum.

Seiring bertambahnya usia, penumpukan sel-sel mati ini akan berkurang secara signifikan.

5. Stratum lucidum

Pada dasarnya, stratum lucidum merupakan lapisan yang khusus terdapat di bagian telapak tangan dan telapak kaki.

Baca Juga  Pakaian Adat Jambi

Lapisan ini hanya terdapat di bagian telapak karena memang dikhususkan untuk mempertebal epidermis agar mempermudah pekerjaan tanpa melukai kulit.

Fungsi Epidermis

Setelah mengetahui susunan dan struktur dari jaringan epidermis, kita dapat mempelajari fungsi epidermis.

Setiap bagian atau struktur dari epidermis memiliki fungsinya masing-masing. Namun, secara umum fungsi dari epidermis adalah :

  1. Menghasilkan sel-sel kulit yang baru
  2. Memperbaharui sel-sel kulit mati.
  3. Menentukan warna kulit.
  4. Proteksi dari sinar ultraviolet.
  5. Pertahanan tubuh dari benda atau makhluk asing.
  6. Mencegah dehidrasi.
  7. Membantu pembentukan kuku dan rambut.
  8. Sumber pembentukan vitamin D.
  9. Mengatur respons imun.

Demikianlah pembahasan mengenai fungsi epidermis, semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua.

Fungsi dan Struktur Jaringan Epidermis Pada Manusia