Pengertian Bioteknologi dan Contoh Kegunaannya [LENGKAP]

pengertian bioteknologi
Ilustrasi oleh dribbble.com

Pengertian dari Bioteknologi adalah salah satu cabang ilmu yang mempelajari pemanfaatan makhluk hidup maupun produk dari makhluk hidup (enzim, alkohol) dalam proses produksi untuk menghasilkan barang dan jasa.

Makhluk hidup yang dipakai dalam bioteknologi disebut sebagai agen bioteknologi yaitu berupa mikroorganisme yang dapat membantu proses bioteknologi, seperti: bakteri, fungi, virus dan lain-lain.

Bioteknologi sudah digunakan selama lebih dari 6000 tahun untuk menghasilkan produk yang diinginkan dengan menggunakan, seperti roti, kecap, keju, dan lain-lain.

Penerapan Bioteknologi

pengertian bioteknologi
Pengertian bioteknologi dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari

Penerapan ilmu bioteknologi dalam dunia medis telah terbukti dengan ditemukannya vaksin, antibiotik, dan insulin walaupun hasilnya belum sempurna sehingga jumlahnya terbatas.

Akan tetapi, perubahan signifikan terjadi setelah penemuan bioreaktor oleh Louis Pasteur. Sehingga dengan alat ini, produk yang dihasilkan bisa lebih banyak dan mutakhir.

Bioteknologi hingga sekarang berkembang sangat pesat, utamanya di negara-negara maju. Kemajuan ini ditandai dengan ditemukannya berbagai macam teknologi seperti rekayasa genetika, kultur jaringan, DNA rekombinan, pengembangbiakan sel induk, kloning, dan lain-lain.

Teknologi ini juga memungkinkan kita memperoleh penyembuhan penyakit-penyakit genetik maupun kronis yang belum dapat disembuhkan, seperti kanker ataupun AIDS.

Penerapan bioteknologi di bidang pangan menggunakan teknologi rekayasa genetika, kultur jaringan dan DNA rekombinan, dari penerapan ini dihasilkan tanaman dengan sifat dan produk unggul karena mengandung zat gizi yang tinggi dan juga lebih tahan terhadap hama maupun tekanan lingkungan.

Sedangkan penelitian di bidang pengembangan sel induk, memungkinkan para penderita stroke yang kehilangan atau kerusakan pada jaringan tubuh dapat sembuh seperti sediakala.

Akan tetapi, kemajuan di bidang bioteknologi ini tak lepas dari berbagai kontroversi yang melingkupi perkembangan teknologinya. Seperti teknologi kloning dan rekayasa genetika terhadap tanaman pangan mendapat pro kontra dari berbagai golongan.

Jenis-Jenis Bioteknologi

Bioteknologi terbagi menjadi 2 jenis, yaitu bioteknologi konvensional (sederhana) dan bioteknologi modern.

Bioteknologi konvensional menerapkan biologi, biokimia, ataumasih dalam tingkat yang terbatas.

Sedangkan yang modern sudah menggunakan teknik rekayasa tingkat tinggi dan terarah sehingga hasilnya dapat dikendalikan dengan baik.

Berdasarkan warnanya, bioteknologi dibagi menjadi
empat cabang ilmu, yaitu :

Bioteknologi merah (red biotechnology)

Cabang
ilmu bioteknologi yang mempelajari aplikasi bioteknologi di bidang medis. Cakupannya
meliputi seluruh spektrum pengobatan manusia, mulai dari tahap preventif,
diagnosis, dan pengobatan.

Baca Juga  Asal Usul Kota Cianjur

Contoh
penerapannya adalah pemanfaatan organisme untuk menghasilkan obat dan vaksin,
penggunaan sel punca untuk pengobatan regeneratif, serta terapi gen untuk
mengobati penyakit genetik dengan cara menyisipkan atau menggantikan gen
abnomal dengan gen yang normal.

Bioteknologi putih/abu-abu (white/gray biotechnology)

Biasa diaplikasikan dalam industri seperti pengembangan dan produksi senyawa baru serta pembuatan sumber energi terbarukan.

Dengan
memanipulasi mikroorganisme seperti bakteri dan khamir atau ragi, enzim-enzim
dan organisme-organisme yang lebih baik telah tercipta untuk memudahkan proses
produksi dan pengolahan limbah industri. Pelindian (bleaching) minyak dan
mineral dari tanah untuk meningkakan efisiensi pertambangan, dan pembuatan bir
dengan khamir.

Bioteknologi hijau (green biotechnology) 

Green Biotechnology yang mempelajari aplikasi di bidang pertanian dan peternakan. Di bidang pertanian, cabang ilmu ini telah berperan dalam menghasilkan tanaman tahan hama, bahan pangan dengan kandungan gizi lebih tinggi dan tanaman yang menghasilkan obat atau senyawa yang bermanfaat.

Sementara
itu, di bidang peternakan binatang-binatang telah digunakan sebagai
“bioreaktor” untuk menghasilkan produk penting. Seperti kambing, sapi, domba,
dan ayam telah digunakan sebagai penghasil antibodi-protein protektif yang
membantu sel tubuh mengenali dan melawan senyawa asing (antigen).

Bioteknologi biru (blue biotechnology) 

Disebut juga bioteknologi akuatik atau perairan yang mengendalikan proses-proses yang terjadi di lingkungan akuatik.

Seperti akuakultura, yang dapat menumbuhkan ikan bersirip atau kerang-kerangan dalam kondisi terkontrol sebagai sumber makanan, (diperkirakan 30% ikan yang dikonsumsi di seluruh dunia dihasilkan oleh akuakultura).

Perkembangan bioteknologi akuatik termasuk rekayasa genetika untuk menghasilkan tiram tahanuntuk melawan virus yang menyerang salmon dan ikan yang lain.

Contoh lainnya yaitu salmon transgenik yang memiliki hormon pertumbuhan secara berlebihan sehingga menghasilkan tingkat pertumbuhan lebih cepat dengan waktu yang relatif singkat.

Demikian pembahasan mengenai pengertian bioteknologi dan kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari, semoga bermanfaat.

Pengertian Bioteknologi dan Contoh Kegunaannya [LENGKAP]