Samsung Galaxy Fold, HP Layar Lipat Buat Siapa?

Samsung Galaxy Fold
Samsung Galaxy Fold (Sumber gambar: Samsung)

Bentuknya tak biasa, harganya mahal. Kira-kira itulah yang mungkin terlintas di benak kalian semua saat mengetahui Samsung Galaxy Fold.

Di Indonesia, smartphone layar lipat terbaru dari pabrikan asal Korea Selatan tersebut dibanderol Rp 30.880.000. Anehnya, dalam pre-order yang digelar pada 13 Desember 2021, HP termahal Samsung di tanah air itu diklaim langsung ludes terjual dalam 31 menit.

Lantas, siapa sebenarnya peminat HP layar lipat Samsung itu?

Oke, untuk menjawab itu, mungkin kita perlu mengetahui terlebih dulu, sebenarnya Samsung Galaxy Fold ditargetkan untuk siapa. Kita bisa melihatnya dari fitur, harga, hingga desainnya.

Dari fitur, sangat jelas, Samsung ini mengunggulkan layar lipatnya. Saat dilipat ukurannya jadi setara smartphone lain, yaitu 4,6 inci. Sementara itu, saat dibuka, bentuknya jadi menyerupai tablet, yaitu 7,3 inci.

Baca juga tulisan menarik lainnya: Cara Posting Banyak Foto di 1 Instastory (Layout)

Penggunaan layar lipatnya itu pun diklaim pihak Samsung bisa tahan sampai lima tahun penggunaan. Mereka menyebut, telah melakukan pengujian hingga 200 ribu kali buka tutup, dengan asumsi layar 100 kali dibuka dalam sehari.

Adapun layar Samsung Galaxy Fold itu ternyata terbuat dari layar infinity-flex display yang dirancang atas susunan AMOLED alias Active-Matrix Organic Light-Emitting Diode dengan ITO atau Indium Tin Oxide. 

Selain desainnya yang bisa berubah bentuk jadi tablet, smartphone layar lipat ini juga diklaim sebagai ponsel multitasking. Artinya, pengguna bisa membuka aplikasi secara bersamaan tanpa takut ada aplikasi yang tertutup secara otomatis.

Samsung Galaxy Fold
Samsung Galaxy Fold (Sumber gambar: Samsung)

Saya rasa tentu HP unik ini disebut berkemampuan multitasking yang baik. Pasalnya, RAM yang tertanam pun 12 GB.

Dari segi prosesor, HP ini tergolong biasa. Chipset yang ada di dalamnya adalah Snapdragon 855. Sedangkan, penyimpanan internalnya adalah 512 GB.

Semua kinerja HP layar lipat ini didukung oleh baterai yang kinerjanya mumpuni. Samsung Galaxy Fold ternyata dilengkapi dua baterai sekaligus berkapasitas 4.380 mAh. Mungkin, daya tahannya bakal lebih panjang dibanding HP biasa.

Smartphone untuk Bekerja

Samsung Galaxy Fold
Samsung Galaxy Fold (Sumber gambar: Samsung)

Jujur saja, Samsung Galaxy Fold ini mengingatkan saya pada Nokia Communicator. Baik saat dilipat, maupun saat dibuka, sama-sama bisa dipakai.

Dulu, Communicator banyak digunakan oleh pekerja yang levelnya sudah menengah ke atas, baik dari segi jabatan atau penghasilan.

Bukan tanpa alasan Communicator digemari konsumen menengah ke atas kala itu. Pasalnya, di Communicator, pengguna bisa membalas email, menulis catatan, hingga membuat agenda secara leluasa berkat dukungan keypad Qwerty dan layar lega pada zamannya.

Baca Juga  Samsung Galaxy Note 5 REVIEW

Baca juga tulisan menarik lainnya: Sambut Harbolnas, Ini Tips Belanja Aman

Nah, Fold pun menurut saya paling pas digunakan oleh pekerja yang levelnya sudah menengah ke atas. Jadi, pengguna yang dulunya biasa bekerja menggunakan tablet, akan sangat pas beralih ke HP layar lipat ini.

Apalagi untuk pengguna yang biasa bekerja jarak jauh atau di luar (remote working), HP layar lipat ini sangat berguna. Kalau mau pindah-pindah tempat kerja, misal Senin mau di kafe A, Selasa mau di kafe B, enggak bakal ribet karena HP-nya bisa dilipat.

Layar yang luas, RAM besar, serta dukungan baterai yang mumpuni, membuat kamu bisa bekerja secara nyaman dan lama di smartphone yang dilengkapi enam kamera ini (Rinciannya, layar depan atau cover memiliki sebuah kamera (10MP, f2.2), di bodi belakang ada tiga kamera (12MP wide), 12MP telephoto, dan 16MP ultrawide, dan dua kamera selfie di bagian fold (10MP dan 8MP)).

Jadi jelas, mungkin gelombang pertama pembeli smartphone ini adalah pengguna menengah ke bawah, yang terbiasa bekerja lewat tablet. Mereka ingin migrasi ke Samsung Galaxy Fold.

Samsung Galaxy Fold, HP Layar Lipat Buat Siapa?