Surat Pribadi: Pengertian, Struktur, Cara Membuat dan Contohnya

surat pribadi adalah
ilustrasi oleh dribbbble.com

Surat pribadi adalah jenis surat yang berisi keperluan pribadi yang biasanya ditulis dengan secara pribadi dan ditujukan kepada orang lain dengan menggunakan suatu bahasa yang tidak baku.

Tanpa kita sadari, dalam kehidupan sehari-hari kita tak lepas dari menulis. Baik menulis secara fisik dengan menggunakan kertas dan tinta maupun menulis secara digital dengan memanfaatkan peragkat elektronik.

Dalam menulis tentunya tak lepas dengan kata surat, surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain dengan tujuan memberitahukan maksud pesan dari si pengirim.

Surat memiliki berbagai macam jenis  antara lain surat formal dan informal yang dibuat sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu surat informal yang sering kita temui yaitu surat pribadi, biasanya surat pribadi ditulis untuk orang terdekat, untuk keperluan yang tidak terlalu formal dan terkesan bebas (tidak baku).

Pengertian Surat Pribadi

Surat pribadi adalah jenis surat yang berisi keperluan pribadi yang biasanya ditulis dengan secara pribadi dan ditujukan kepada orang lain dengan menggunakan suatu bahasa yang tidak baku

Secara garis besar, sebenarnya surat pribadi tidak mempunyai peraturan yang mengikat.

Surat pribadi bisa ditulis menurut selera masing-masing penulis. meskipun begitu, dalam etika dan penggunaan bahasa yang sopan tentu saja harus tetap diperhatikan sesuai latar belakang dan kepada siapa surat itu akan ditujukan.

Dengan melihat pengertian diatas tentunya surat pribadi pasti memiliki ciri khas tersendiri yang membedakanya dengan jenis surat lainya. Berikut ini ciri-ciri surat pribadi.

Ciri-Ciri Surat Pribadi

Surat pribadi mempunyai ciri-cirinya adalah sebagai berikut :

  • Tidak mempunyai kop surat
  • Tidak mempunyai nomor surat
  • Salam pembuka maupun penutup sangat beragam dan lebih bersifat santai, non formal
  • Dalam penggunaansesuai keinginan sih penulis
  • Format surat bebas

Selain ciri-ciri diatas surat  pribadi juga mempunyai struktur walaupun surat pribadi tidak mempunyai standar resmi atau acuan didalam pembuatanya. Dalam penulisan surat pribadi bebas akan menulis apa sesuka dengan sang penulis.

Tetapi dalam teks surat pribadi juga harus memperhatikan beberapa bagian penting hal tersebut bertujuan untuk menghindari beberapa kesalahan.

Oleh karena itu kamu akan menjelaskan secara lengkap tentang bagian-bagian dari surat pribadi yang wajib diketahui.

Baca Juga  Daftar 40+ Universitas Terbaik di Dunia [TERUPDATE]

Struktur surat pribadi:

  1. Tempat dan Tanggal Pembuatan Surat
  2. Alamat Penerima
  3. Mencantumkan Kata Sapaan
  4. Paragraf Pembuka
  5. Bagian Isi Surat
  6. Bagian Penutup
  7. Nama Penulis dan Tanda Tangan

Cara menulis surat pribadi

Setelah mengetauhi ciri-ciri dan struktur tentunya menulis surat pribadi bukanlah hal sulit.

Nah agar lebih jelas berikut ini merupakan cara menulis surat pribadi.

  • Ketika menulis surat pribadi tidak menggunakan
  • Penulisan tanggal surat memakai nama tempat serta tidak perlu nomor surat
  • Walaupun surat pribadi harus tetap menghargai ppembaca dengan menggunakan salam penutup “Hormat saya,”.
  • Tidak menggunakan tembusan.
  • Dapat ditulis pada kartu pos, warkat pos atau surat

Contoh Surat Pribadi:

1. Surat pribadi untuk teman

Kota Tua, 18 September 2020

Dear Doni teman baikku,

Teman baik dan tidak sombong emang “ngangenin abis” tak lekang oleh waktu, dan tak tergerus oleh zaman.

Lagi ngapain Don?

Besok ada waktu luang nggak?

Kalau ada, yuk ikut aku ngumpul-ngumpul bareng teman-teman komunitas Ojol Nyentrik.

Asik banget acaranya, dan yang pasti seru dan bisa bikin obat stres.

Mau ya?

***

Okelah,  kalau jadi, nanti kita tentukan waktunya dan sekalian mempersiapkan hal lainnya.

Tapi kalau tidak jadi, ya tak apalah, nyante aja teman.

Aku tunggu informasi secepatnya ya, agar aku segera menyelesaikan pekerjaan rutin hari ini.

Demikian surat untuk teman ini aku buat.

Semoga Tuhan Yang Maha Pemberi Kemuliaan selalu mencurahkan kebaikannya untuk kita. Aamiin.

Teman baikmu,

Barasuara

2. Surat pribadi untuk teman dekat

Piye kabare’ Rek?

Kapan lagi kamu main ke rumahku?

Aku selalu menunggu kedatangan kamu bro.

Habis kamu selalu menceria-kan suasana di rumahku,

Sehingga Bapak dan Ibuku juga seringkali menanyakanmu “kapan temanmu main ke sini”, “apakah sudah tidak berteman lagi dengan dia kah?”

Buru-buru aku menjelaskan semampuku.

Bahwa kamu sedang sibuk mengerjakan tugas kuliah, sedang ada kursus bahasa Inggris, Kursus Akuntansi dan lain sebagainya.

Pokoknya cari alasan yang sesuai dan kedua ortuku percaya.

Padahal aku sendiri tak tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan dirimu J

***

Oleh karena itu, aku mohon besok atau nanti sore main ya ke rumahku.

Hitung-hitung ikut menghibut kedua orang tuaku.

Walaupun kamu bukanlah ‘sang penghibur’, namun paling tidak bisa memberikan sedikit hiburan untuk keluarga kami J

Dan melalui surat sederhana ini, aku sampaikan jika kamu mau ke rumahku dengan pintu terbuka aku persilahkan.

Baca Juga  Pengertian Tata Rias

Mudah-mudahan persahabatan ini terus terjalin dengan baik sepanjang masa.

Dan semoga Tuhan Yang Maha Pemberi akan selalu memberikan karunia-Nya untuk kebaikan kita. Aamiin.

Gunungsari, 17 September 2020

Teman akrabmu,

Surowani

3. Surat pribadi untuk teman pondok pesantren

Assalamu’alaikum wr wb.

Rasa kesyukuran aku sampaikan kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih Penyayang.

Shalawat dan salam mudah-mudahan selalu tercurahkan kepada Muhammad SAW, para sahabat dan para pengikutnya serta pembawa risalahnya.

Suasana pondok pesantren memang sangat menyejukkan dan penuh kedamaian.

Enam tahun kita lalui di kawah candra dimuka.

Sejak lulus sekolah dasar (SD) hingga lulus sekolah menengah atas (SMA).

Berebut makanan, berebut alat kerja bakti, dan berebut mematikan lampu kamar tidur ketika menjelang tidur di peraduan.

Peristiwa itu sekarang menjadi kenangan indah yang tidak bisa dilupakan begitu saja.

Bagaimana dengan kamu?

Masih mengingatnya?

Atau sudah memperoleh yang lebih baik dari itu?

***

Apapun yang terjadi, kebanyakan kita akan terus mengingat peristiwa-peristiwa yang berkesan dalam perjalanan kehidupan kita.

Dan setiap orang mempunyai cara penyikapan yang berbeda-beda. It’s OK. Tak masalah.

Demikian yang dapat aku sampaikan kepada kamu melalui surat sederhana ini.

Semoga Tuhan Yang Maha Penjaga selalu memberikan penjagaan-Nya untuk kita semua. Aamiin.

Dari teman Pondok Pesantren.

Zidan M

Nah itu tadi merupakan penjelasan surat pribadi. Walau saat ini surat pribadi secara fisik jarang ditemukan, namun surat pribadi digital sudah menjadi lifestyle.

Surat Pribadi: Pengertian, Struktur, Cara Membuat dan Contohnya