Tulang Paha : Anatomi, Fungsi, dan Gambarnya [LENGKAP]

fungsi tulang paha
ilustrasi oleh dribbble.com

Fungsi tulang paha adalah untuk menopang kaki kita saat berjalan, hal ini dikarenakan tulang paha merupakan tulang terbesar yang ada di tubuh manusia.

fungsi tulang paha

Tulang paha atau biasa disebut sebagai femur adalah bagian tulang terbesar dan terkuat pada tubuh manusia.

Tulang ini menghubungkan tubuh bagian pinggul dan lutut.

Supaya lebih mengenal tulang paha, yuk simak ulasan berikut.

Anatomi Tulang Paha

Tulang paha terdiri dari bagian kepala dan leher pada bagian proksimal dan dua condylus pada bagian distal.

fungsi tulang paha

Kepala tulang paha akan membentuk sendi pada pinggul. Bagian proksimal lainnya yaitu trochanter major dan trochanter minor menjadi tempat perlekatan otot.

Pada bagian proksimal posterior terdapat tuberositas glutea yakni permukaan kasar tempat melekatnya otot gluteus maximus. Di dekatnya terdapat bagian linea aspera, tempat melekatnya otot biceps femoris.

Salah satu fungsi penting kepala tulang paha adalah tempat produksi sel darah merah pada sumsum tulangnya.

Pada ujung distal tulang paha terdapat condylus yang akan membuat sendi condylar bersama lutut. Terdapat dua condylus yakni condylus medialis dan condylus lateralis. Di antara kedua condylus terdapat jeda yang disebut fossa intercondylaris.

Fungsi Tulang Paha

Selain dikenal besar dan kokoh, tulang paha juga menjadi tulang terpanjang di dalam tubuh manusia.

Lantas, apa saja fungsi tulang paha yang sangat dibutuhkan manusia untuk beraktivitas itu?

1. Tulang terkuat

Sebagai tulang terkuat dan terkokoh di dalam tubuh manusia, fungsi tulang paha sangatlah vital, dalam menopang badan. Tulang paha juga menjaga kestabilan tubuh manusia.

Selain itu, di saat manusia sedang membawa beban berat, tulang paha juga membantu agar tubuh tetap kuat menopang bebannya. Hal ini dikarenakan, tulang paha bisa menahan berat sampai 30 kali lipat dari berat badan tubuh manusia.

Tidak heran kalau tulang paha disebut sebagai tulang terbesar dan terkokoh, dalam tubuh manusia.Selain itu, tulang paha juga kuat menahan kekuatan hingga 800 kilogram sampai 1 ton.

Itulah sebabnya, tulang paha tidak mudah patah. Kalaupun tulang paha patah, biasanya hanya hal-hal seperti kecelakaan mobil atau jatuh dari ketinggian, yang bisa menyebabkannya. Setidaknya, dibutuhkan waktu sekitar 3-6 bulan, agar tulang paha bisa pulih dari cedera patah.

Baca Juga  Persatuan dan Kesatuan: Pengertian, Makna, Prinsip dan Penerapannya

2. Artikulasi dan daya ungkit kaki

Letaknya yang “strategis”, membuat paha sangatlah beragam. Salah satunya adalah menciptakan artikulasi dan daya ungkit kaki, untuk berlari, berjalan, hingga berdiri.

Bagian paling atas tulang paha, yang berbentuk seperti bola, tersambung ke bagian sendi pinggul. Sehingga, kaki dapat bergerak ke segala arah.

3. Tulang utama di bagian kaki

Tidak hanya besar dan kokoh, tulang paha juga menjadi tulang utama kaki, yang menjadi tumpuan dari segala tulang yang ada di bagian kaki.

Sebab, bagian distal (bawah) tulang paha, menjadi lokasi melekatnya segala tulang kaki, mulai dari lutut hingga ke bagian kaki paling bawah.

4. Tempat pembuatan sel darah merah

Rongga meduler yang ada di bagian tulang paha, adalah tempat penyimpanan dan pembuatan sel darah merah.

Di dalam rongga medular itu, terdapat sumsum tulang, yang mengandung 2 jenis sel punca, yakni hemopoietik (penghasil sel darah) dan stromal (penghasil lemak).

5. Tempat melekatnya lutut

Bagian paling bawah tulang paha (distal), adalah tempat melekatnya patella (tempurung lutut).

Di bagian bawah tulang paha, terdapat kondilus lateral, yang bisa membuat lutut untuk bergerak dengan bebas.

6. Alat Gerak Tubuh Bagian Bawah

Tulang paha juga berfungsi untuk membantu kaki bergerak dengan gerakan lurus dan menekuk ke arah pinggul, sehingga penting sebagai alat gerak manusia bagian bawah.

7. Bersama lutut, membuat sendi condylar

Pada ujung distal tulang paha terdapat condylus yang akan membuat sendi condylar bersama lutut. Terdapat dua condylus yakni condylus medialis dan condylus lateralis.

8. Penghubung pinggul dan lutut

Tulang paha juga memiliki fungsi sebagai penghubung antara tulang bagian pinggul dengan bagian lutut.

9. Tempat melekat otot dan pigmen

Tulang paha menjadi tempat melekatnya otot-otot besar. Terdapat dua jenis otot yang ada di tulang paha, yakni otot origo dan insersio.

Otot origo adalah otot yang memiliki pergerakan stabil atau tetap saat dilakukan kontraksi.

Tulang paha merupakan origo untuk beberapa otot seperti otot gastrocnemius, vastus lateralis, vastus medialis, dan otot vastus intermedius.


Demikian ulasan mengenai tulang paha, anatomi, dan fungsinya. Semoga bermanfaat ya.

Tulang Paha : Anatomi, Fungsi, dan Gambarnya [LENGKAP]